• Minggu, 3 Juli 2022

Soal Kurban di Tengah Wabah PMK, Kemenag Bilang Begini

- Jumat, 24 Juni 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi: Hewan kurban.  (Pixabay.com/milesz)
Ilustrasi: Hewan kurban. (Pixabay.com/milesz)

NaraTimes.com - Jelang Idul Adha 1443 Hijriah, Kementerian Agama akan melakukan pengaturan terkait hewan kurban di tengah mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di tanah air.

Hal ini disampaikan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas usai mengikuti rapat perkembangan dan penanganan kasus PMK, yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin 23 Juni 2022.

Baca Juga: Rencana Jokowi Temui Presiden Ukraina dan Rusia Harus Didukung, DPR: Langkah yang Tepat

“Menjelang dan pada Idula Adha dan tiga hari tasyrik di Idul Adha pasti kebutuhan hewan ternak terutama sapi dan kambing itu akan tinggi. Tapi mengingat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) ini, di Kementerian Agama akan melakukan pengaturan terkait bagaimana kurban hewan-hewan ternak dalam masa pandemi PMK ini,” kata Menag dikutip dari laman Setkab.

Menag menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan ormas Islam di seluruh Indonesia untuk menyosialisasikan mengenai pelaksanaan kurban di masa PMK kepada masyarakat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces 24 Juni 2022: Terlalu Memikirkan Hal yang Mengganggu Tidak akan Membantumu

“Yang utama adalah perlu disampaikan, hukum kurban itu adalah sunnah muakkad, sunah yang dianjurkan, jadi bukan wajib. Artinya, jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan maka kita tidak boleh memaksakan, akan dicarikan alternatif yang lain tentu saja,” ujarnya.

Dalam dua hari ke depan, kata Menag, pihaknya akan berkoordinasi dengan ormas Islam agar aturan mengenai pelaksanaan kurban di tengah wabah PMK dapat
segera disampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Muhammadiyah : Umat Muslim Harus Patuhi Syariat Islam dalam Memilih Hewan Kurban

Halaman:

Editor: Ibnu Haldun

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X