• Minggu, 3 Juli 2022

Kabar Baik di Aturan Baru PPDB 2022: Ikhtiar Negara dalam Memenuhi Hak Asasi Manusia di Bidang Pendidikan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 10:46 WIB
Siswa SMA mulai kembali belajar di lab sekolah, setelah pandemi Covid-19 mereda. (Dok/Sutanandika)
Siswa SMA mulai kembali belajar di lab sekolah, setelah pandemi Covid-19 mereda. (Dok/Sutanandika)

NaraTimes.com - Pendidikan adalah salah satu hak dasar manusia yang sangat penting karena dapat mengubah kehidupan seseorang apabila dipenuhi dengan konsisten oleh negara.

Kemungkinan seorang manusia lepas dari jerat kemiskinan, kebodohan, jauh lebih besar jika Pendidikan diberikan. Ujung besarnya adalah dapat mengubah wajah suatu bangsa dan negara.

Kovenan internasional Ekonomi Sosial dan Budaya dan Kovenan Sipil dan Politik telah diratifikasi Indonesia pada bulan September lalu dituangkan dalam UU Nomor 11 dan 12 tahun 2005.

Baca Juga: Indonesia Raih Medali Emas di SEA Games, Tim Pencak Silat Putri: Singapura Bertanding Banyak Curangnya

Dalam pasal 13 ayat 2 Kovenan Internasional Ekonomi Sosial dan Budaya dinyatakan “The states parties to the present covenant recognize that, with a view to achieving the full realization of this right: (a) Primary education shall be compulsory and available free to all”.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 menjadi rujukan Pelaksanaan PPDB 2022 yang dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 6998/HK.01.04/2022 tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2022/2023.

Petunjuk teknis yang disebarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyiratkan kabar baik. Hal tersebut adalah penyempurnaan hasil masukan dan evaluasi kegiatan-kegiatan PPDB sebelumnya.

Baca Juga: Sah! IMX 2022 Gandeng OLX Autos Kolaborasi Meriahkan Industri Modifikasi Indonesia

Siswa masuk sekolah, setelah penerimaan peserta didik baru. (Dok/Sutanandika)

Halaman:

Editor: Ibnu Haldun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X